PUISI : Pengorbanan CINTA

By | Agustus 1, 2019
PUISI : Pengorbanan CINTA - Banyak yang bilang kalau CINTA itu buta, banar gak sih..? buta dalam defenisi kasmaran mungkin bisa kita gambarkan seperti ini :

  • Cinta itu buta, yang hadir tanpa kita rencanakan dan tidak pernah mengenal dan melihat kapan dan bagaimana kondisi kita saat itu.
  • Cinta itu buta, yang rela melakukan apa saja ( Pengorbanan ) hanya untuk membuat sidia bahagia dan senyum tertawa, tanpa melihat seberapa besar yang sudah kita berikan karenanya.
  • Cinta itu buta, sekalipun dengan mata tertutup kita bisa merasakan keindahannya.
  • Cinta itu buta, karena berbicara dari hati ke hati.
  • Cinta itu buta, Bukan Untuk Tampang Aja.
  • Cinta itu buta, yang tidak pernah melihat kala air mata ini terjatuh karena terluka karenanya.
  • Cinta itu buta, saat ada kesempatan, ditempat gelap, pasti dech meraba..!! (hayoo.. nenek bilang itu berbahaya, tidak boleh ya, hehe..!!)

Tetapi Cinta itu sangat indah sekalipun itu bukan yang pertama, karena cinta bisa hadir dan pergi sekalipun kita tidak meminta dan mengusirnya. Namun pengorbanan Cinta yang sudah kita lakukan tidak selalu menghasilkan tawa bahagia, lewat coretan ini saya akan curahkan beberapa bait PUISI : Pengorbanan CINTA.

Tears Of Love
PENGORBANAN CINTA
Tiada tempat seindah surga
Yang akan aku bingkiskan demi Cintaku
Tiada sinar seindah mentari
Yang akan aku curahkan demi sayangku

Demi Cinta, kasih dan kerinduan
Jangan.......jangan pernah lukai hatiku

Saat kehadiranmu labuhkan Cinta dihati
Buat rasa trauma Cintaku terkubur mati
Mungkinkah kisah ini akan abadi
Kala bunga t'lah gugur dimusim semi

Ku tak akan lelah menyayangimu
Ku tak akan lari saat membencimu
Ku tak akan pernah hapus namamu dihatiku
Walau luka karenamu jatuhkan air mataku

Ku tahu Cintamu bukan untukku
Sayangmu juga bukan untukku
Tapi.....atas nama Cinta..!!
Hari ini,,esok dan sampai kapanpun
Ku akan setia menunggu kado Cintamu..

By. Devy Indriyani

Cinta tidak harus memiliki, tetapi setidaknya dengan pengorbanan kita bisa tahu defenisi Cinta yang sesungguhnya.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *