Macam macam kelainan dan gangguan pada Tulang

By | April 25, 2017
radang sendi

Setiap tulang dihubungkan oleh sendi sendi untuk memudahkan dalam bergerak dan setiap sendi dibungkus atau dilapisi selaput sendi dan diperkuat oleh jaringan ikat sendi. Pada beberapa persendian terdapat cairan yang berfungsi sebagai pelumas sendi. Apabila sendi mengalami infeksi, rongga sendi akan diisi oleh cairan getah radang, dalam keadaan ini jika sendi digerakan akan terasa nyeri dan sakit. Keadaan ini disebut juga dengan istilah artritis eksudatif. Radang pada persendian dapat juga mengakibatkan berkurangnya cairan pelumas pada sendi, sehingga jika digerak – gerakan seperti  berderik – derik serta menimbulkan rasa nyeri yang hebat. Hal ini disebabkan karena gesekan antar sendi minim pelumas, keadaan seperti ini disebut dengan istilak artritis sica.Sedangkan bergesernya atau rusaknya selaput dan ikat sendi dapat mengakibatkan memar, sedangkan lepasnya ujung tulang dan sendi disebut urai sendi. Kelaian pada tulang dan sendi dapat diakibatkan oleh berbagai sebab, diantaranya oleh kuman atau virus yang menyerang pada susunan tulang sehingga menyebabkan rasa sakit atau nyeri serta gangguan struktur tulang lainnya. Radang sendi dapat juga disebabkan oleh kurangnya nutrisi atau vitamin yang dibutuhkan oleh tulang, seperti kalsium, glukosamin dll.

Penyebab lain yang mengakibatkan kelainan tulang yaitu Infeksi Sipilis. Infeksi sipillis dapat menyerang pada anak ketika dalam kandungan, infeksi ini dapat menyerang pada cakra epifus sehingga tulang tulang anggota geraknya menjadi layu. Sehingga ketiha lahir tulang dan anggota gerak pada si bayi tidak dapat bergerak secara normal, keadaan seperti ini disebut layu semu. Berikutnya adalah Infeksi TBC/TB Tulang dapat menyebabkan kelainan pada tulang, pembengkakan dan pengapuran dapat terjadi pada tulang yang terinfeksi. Pembengkakan terjadi karena timbulnya nanah dan lendir pada bagian tulang yang terinfeksi kemudian mengakibatkan luka pada bagian luar kulit dan mengeluarkan cairan nanah yang berbau anyir.
Pada setiap tulang yang masih tumbuh terdapat selaput  periostium yang bertugan menumbuhkan jaringan tulang baru. Jika selaput ini rusak, pada bagian tulang yang tidak lagi mendapatkan asupan makanan dan nutrisi dari periostium  menjadi mati dan mengering, keadaan ini disebut nekrosis. Periostium juga mampu menyambung tulang yang retak (fisura) atau patah (fraktur) dengan menumbuhkan jaringan tulang baru yang disebut kalus. Jika tulang hanya retak saja maka kalus akan dengan cepat dibentuk oleh periostium.

Kebiasaan duduk dan berdiri yang salah dapat juga mengakibatkan kelainan bentuk fisik dan struktur tulang belakang, seperti skoliosis tulang belakan membengkok ke kanan atau kekiri, kifosis yaitu tulang punggung membungkuk serta lodrosisyaitu tulang punggung membengkok ke belakang. Kebiasaan membawa/memikul beban yang berat juga dapat mengakibatkan kelainan pada pundak dan tulang belakang. 
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *