Virus Corona – adalah virus mematikan yang perlu diwaspadai

By | Februari 3, 2020

Berdasarkan NHC dalam laporannya seperti diinformasikan media China Daily, Senin (3/2/2020), pada Pekan (2/2) saja tercatat sebanyak 147 orang meninggalkan rumah sakit sesudah sembuh, yang 80 orang di antaranya di provinsi Hubei, sentra wabah virus corona.

Dari jumlah itu termasuk 37 pasien yang keluar dari Rumah Sakit Wuhan Jinyintan pada Pekan (2/2), yang menandai jumlah pasien terbesar yang sembuh dari rumah sakit itu dalam satu hari

wabahnya dapat menjadi teror yang mengerikan bagi kita? Berikut fakta berhubungan Coronavirus (CoV) yang kau perlu tahu!

Nama Famili Besar dari Virus-Virus Penyebab Pelbagai Penyakit

Pernah dengar SARS, penyakit mematikan dengan tingkat infeksi tinggi yang mewabah di Tiongkok pada 2002? Atau MERS yang pada 2012 lalu juga mewabah Arab Saudi? Nah, penyakit imbas virus corona yang dikala ini mewabah di Wuhan berasal dari famili yang sama dengan SARS yang mematikan di Tiongkok 18 tahun silam dan MERS pada 2012 lalu.

Jadi, Coronavirus (CoV) bukanlah spesifik nama virus tertentu tetapi nama famili besar dari virus-virus yang menyebabkan berjenis-jenis penyakit, mulai dari flu sampai penyakit-penyakit mematikan seperti SARS dan MERS. Meskipun untuk Coronavirus yang baru-baru ini ditemukan di Wuhan belum dikasih nama secara spesifik. Dia baru dikasih nama Novel Coronavirus (nCoV)

Coronavirus (2019-nCoV) yang Merebak di Wuhan

31 Desember lalu, WHO mendapatkan isu adanya sebagian kasus pneumonia di Wuhan, Tiongkok. Kasus ini disebabkan oleh virus yang belum bisa digolongkan ke pelbagai kelompok virus yang telah ada sehingga susah mengenal imbasnya pada manusia. 

Pemerintah Tiongkok kemudian secara legal mengumumkan adanya virus baru yang kemudian secara temporer diberikan nama ‘2019-nCoV’ atau Novel Coronavirus. Hingga ketika ini, WHO masih terus berprofesi sama dengan pemerintah Tiongkok, serta spesialis-spesialis kesehatan di semua dunia untuk mempelajari karakteristik virus ini mulai dari bagaimana virus ini bisa menjangkiti pasien, bagaimana pasien seharusnya diperlakukan, obat apa yang patut dikasih, juga langkah apa yang wajib diambil oleh negara-negara lain untuk menyikapi Coronavirus. Semoga usaha-usaha mereka sukses bagus, ya.

Gejala Virus Corona

Terjangkit virus Corona dapat menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung basah dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam, atau gejala penyakit infeksi pernafasan berat, seperti demam tinggi, batuk bersputum pun berdarah, sesak nafas, dan nyeri dada.Tetapi, secara awam ada 3 gejala lazim yang dapat menggambarkan seseorang terinfeksi virus Corona, ialah:

  • Demam
  • Batuk
  • Sesak nafas.

Berdasarkan penelitian, gejala infeksi virus Corona timbul dalam 2 hari hingga 2 pekan sesudah paparan virus Corona.

Kapan mesti ke dokter?

Seketika ke dokter jika Anda mengalami atau menemukan gejala virus Corona pada orang lain seperti yang diceritakan di atas, terpenting kalau gejala timbul 2 pekan sesudah kembali dari Cina atau negara lain yang positif terinfeksi. Orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona mesti seketika direferensikan ke IGD rumah sakit terdekat supaya mendapatkan penanganan yang ideal.

Penyebab Virus Corona

Infeksi virus Corona disebabkan oleh coronavirus, yakni golongan virus yang menginfeksi metode pernafasan. Pada beberapa besar kasus, coronavirus cuma menyebabkan infeksi pernafasan ringan hingga sedang, seperti flu. Akan tapi, virus ini juga dapat menyebabkan infeksi pernafasan berat, seperti MERS, SARS, dan pneumonia.

Ada dugaan bahwa virus Corona mulanya ditularkan dari binatang ke manusia. Tetapi, kemudian dikenal bahwa coronavirus juga menular dari manusia ke manusia.

Seseorang bisa terinfeksi coronavirus melewati bermacam-macam metode, ialah:

  • Tak sengaja menghirup percikan air liur dari bersin atau batuk penderita virus Corona.
  • Membatasi mulut atau hidung tanpa mencuci tangan lebih-lebih dahulu, sesudah meraba benda yang terkena air liur penderita.
  • Kontak jarak dekat dengan penderita, seperti bersentuhan atau berjabat tangan.

Virus Corona bisa menginfeksi siapa saja, melainkan lebih berisiko menyerang orang tua, serta orang yang sedang sakit atau mempunyai kekebalan tubuh lemah.

Virus Corona Lazim bisa Bermigrasi dari Hewan ke Manusia

Virus corona umum bisa bertransmisi atau bermigrasi antara hewan dan manusia. Sebagian investigasi mengungkapkan bahwa SARS-CoV bisa bertransmisi dari kucing ke manusia dan MERS-CoV bisa bertransmisi dari unta ke manusia. Lalu gimana dengan nCoV? Belum ada laporan sah mengenai nCoV sebab semuanya masih dalam tahap penelitian.

Diagnosis Virus Corona

Untuk mempertimbangkan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian ke kawasan endemik virus Corona sebelum gejala timbul.

Guna menetapkan diagnosis virus Corona, dokter akan melaksanakan pemeriksaan lanjutan berikut:

  • Uji sampel darah.
  • Percobaan usap tenggorokan untuk meneliti sampel sputum.
  • Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru.

Pengobatan Virus Corona

Infeksi virus Corona belum dapat diobati, tapi ada sebagian langkah yang bisa dijalankan dokter untuk meredakan gejalanya, ialah:

  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri. Tetapi, dokter tak akan memberikan aspirin pada penderita infeksi virus Corona yang masih si kecil-si kecil.
  • Rekomendasi penderita untuk mandi air hangat dan memakai humidifier (pelembab udara), untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
  • Anjuran penderita untuk rehat yang cukup dan jangan keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus.
  • Rekomendasi dan mewajibkan penderita untuk minum banyak air putih guna menjaga kadar cairan tubuh.

Komplikasi Virus Corona

Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona dapat menyebabkan sebagian komplikasi serius berikut ini:

  • Pneumonia
  • Infeksi sekunder pada organ lain
  • Gagal ginjal
  • Acute cardiac injury
  • Acute respiratory distress syndrome
  • Kematian

Pencegahan Virus Corona

Hingga ketika ini, belum ada vaksin untuk mencegah virus Corona. Oleh karena itu, sistem pencegahan virus corona yang terbaik yakni dengan menghindari elemen-elemen yang dapat menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, adalah:

  • Hindari bepergian ke Cina atau ke negara lain yang sudah ditemukan adanya penularan virus Corona.
  • Pakai masker ketika berkegiatan di luar ruangan, terutamanya apabila Anda berkegiatan di daerah biasa.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol sesudah berkegiatan di luar ruangan.
  • Hindari kontak dengan binatang, terutamanya binatang liar. Kalau terjadi kontak dengan binatang, cuci tangan setelahnya.
  • Pastikan Anda memasak daging hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu dikala batuk atau bersin, kemudian membuang tisu ke daerah sampah.
  • Jangan meraba mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
  • Jaga kebersihan benda yang sering kali diraba dan kebersihan lingkungan.

Untuk seseorang yang diduga terinfeksi virus Corona, ada sebagian langkah yang dapat dikerjakan supaya virus tak menular ke orang lain, merupakan:

  • Jangan keluar rumah, selain untuk menerima pengobatan.
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Jika tak memungkinkan, pakai kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang dipakai orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda hingga Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan menjalankan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi alat makan dan minum, alat mandi, serta kelengkapan tidur dengan orang lain.
  • Gunakan masker dan sarung tangan jikalau sedang berada di daerah biasa atau sedang bersama orang lain.
  • Pakai tisu untuk menutup mulut dan hidung sekiranya batuk atau bersin, lalu membuang tisu ke daerah sampah.
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *