Alun Alun Merdeka Malang Yang Terkenal

Alun Alun Merdeka Malang Yang Terkenal yang sangat terkenal dengan desain yang unik yang merupakan icon malang sangatlah populer.

alun-alun merdeka malang
alun-alun merdeka malang
https://www.tripadvisor.co.id

Sejarah singkat alun-alun merdeka malang

Alun-alun Merdeka ini sedikit berbeda dengan alun-alun kota tradisional Jawa pada umumnya. Jika pada tipologi alun-alun Jawa kantor kabupaten berada di sebelah selatan alun-alun, yang terjadi pada Alun-alun Merdeka ini justru kantor kabupaten yang berada di sebelah timur alun-alun dan kantor asisten residen pada sebelah selatannya. Selain itu, pendopo kantor kabupaten Malang tidak berorientasi ke alun-alun melainkan ke Jalan K.H. Agus Salim di sebelah selatannya sehingga tidak ada kesan bahwa alun-alun merupakan ‘halaman’ bagi kantor kabupaten. Perbedaan karakter ini membuat Alun-alun Merdeka dirancang khusus untuk kepentingan pemerintah Hindia Belanda.

Baca Juga : Keindahan Tersembunyi Pantai Tegal Wangi Bali

Pembangunan alun-alun Kota Malang oleh pemerintah Hindia Belanda pada awalnya ditujukan untuk membentuk citra kekuasaan kolonial melalui kawasan terbuka tersebut sebagaimana citra kekuasaan Jawa yang terpancar dari tempat serupa. Pencitraan tersebut dilakukan dengan membangun berbagai bangunan dengan gaya arsitektur kolonial untuk kepentingan pemerintah Hindia Belanda di sekitar alun-alun. Bangunan-bangunan tersebut meliputi Kantor Asisten Residen (sekarang berubah menjadi Kantor Pos), penjara (sekarang berubah menjadi Mall Ramayana), Hotel Lapidoth (sekarang Hotel Pelangi), dan Protestantse Kerk (sekarang GPIB Immanuel), di mana di dalamnya terjadi aktivitas-aktivitas dengan kultur kolonial yang sangat kuat yang jauh berbeda dengan kebudayaan Jawa pada masa itu.

Semula memang didesain sebagai square seperti yang ada di Negeri Belanda maupun Eropa pada umumnya. Akan tetapi, pembentukan sebagai puasat kekuasaan bercitra kolonial tersebut kurang berhasil. Karena sejak awal masyarakat pribumi beranggapan bahwa alun-alun merupakan sarana sosialisasi dan penunjang kegiatan ekonomi, seperti berjualan di alun-alun tersebut. Alun-alun pada masa sekarang ini lebih berfungsi sebagai pusat keramaian atau tempat berkumpulnya masyarakat dari segala lapisan sambil menikmati rindangnya pepohonan yang ada di alun-alun itu. Oleh sebab itu, tampilan alun-alun ini disesuaikan dengan keadaan di sekitar alun-alun. Alun-alun tidak sekadar hamparan rumput di tanah lapang, tapi bermetaforsa dengan kebutuhan akan ruang publik bagi masyarakatnya.

Tempat Bersantai Untuk Keluarga

Saat berkunjung ke Alun-Alun ini anda bisa menikmati beragam fasilitas menarik seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seperti Air Mancur Menari, yaitu sebuah air mancur yang dilengkapi dengan cahaya lampu yang pada malam hari akan memberikan hiburan layaknya pertunjukan orang menari. Kedua, banyaknya burung merpati jinak yang bisa anda ajak untuk berinteraksi bisa anda manfaatkan untuk mengenalkan hewan kepada anak-anak tercinta anda, selain itu nuansa alam yang hijau karena banyaknya rerumputan dan pepohonan rindang, menjadikan tempat ini tepat dijadikan lokasi piknik kecil-kecilan anda bersama keluarga. Jika anda berlibur bersama ank-anak, tersedia juga area Playground yang menyediakan beragam permainan menarik dan ramah terhadap anak, seperti seluncuran, ayunan, dan beragam permainan lain yang akan membuat anak anda betah berlama-lama di sana. Nyaman sekali bukan? Sebuah alun-alun kota yang memberikan sensasi berbeda karena terletak di pusat kota yang tentu sangat sibuk dengan beragam aktifitas masyarakatnya, namun tetap menawarkan keindahan dan kenyamanan berlibur bersama keluarga.

Hal yang dapat dilakukan di alun-alun malang

1. Duduk duduk santai

Di Alun-alun Merdeka yang rindang ini kalian bisa duduk santai. Alun-Alun merdeka sendiri sudah disetting untuk tempat rekreasi murah meriah. Gazebo-gazebo kecil tersebar di beberapa sudut Alun-alun, kursi taman juga tak kalah banyak. Jadi kalau ke sini kalian nggak perlu takut cari tempat buat duduk santai. Hehehe

2. Selfie, Wefie

Wajah Alun-alun Merdeka yang baru memang berbeda jauh dengan Alun-alun lama. Pembaruan ini membuat banyak spot-spot menarik untuk dijadikan latar berfoto. Seperti contohnya tulisan Alun-alun Malang yang jadi tempat strategis buat selfie, Wefie sepuasnya! Silahkan berburu spot asyik lainnya di sini Strudelers.

Baca Juga : Nusa Penida Wisata Bali Termurah Dan Mempesona

3. Nonton air mancur warna-warni

Asyiknya di sini kalian bisa nemuin air mancur Strudelers, letaknya ada di tengah Alun-alun. Kalau kalian datang malam hari sekitar jam 6 sore kalian akan menyaksikan air mancur ini menari-nari dengan Lighting yang keren. Wih! Kayak lagi di luar negeri ya. Jangan Jauh-jauh ke luar negeri buat liat air mancur menari, di Malang adaaa loh!

4. Kasih makan burung merpati

Ini seru Strudelers, di Alun-alun Merdeka ini banyak burung merpatinya. Dan asiknya lagi kalian bisa kasih makan burung-burung lucu ini, cukup beli makanan burung yang dijual disekitaran Alun-alun seharga 2000 rupiah aja!

5. Beli cemilan khas Alun-alun

Yang hobi nyemil wajib cobain kuliner murah meriah khas Alun-alun. Di Alun-alun Merdeka ini banyak orang jualan makanan ringan untuk sekedar nyemil. Seperti tahu petis, telor puyuh yang direbus, kue salju (rangin). Hmmh yummy!

6. Taman bermain untuk anak

Untuk Strudelers yang mungkin membawa si kecil jangan khawatir! Di sini disediakan area bermain untuk anak anak. Jadi ikutan seneng deh ya, kalau si kecil juga bisa ikutan menikmati Serunya jalan-jalan di Alun-alun Malang

7. Main Skateboard

Untuk pecinta skateboarding, kalian akan dimanjakan di sini. Karena di Alun-alun Merdeka disediakan area khusus untuk bermain skateboarding. Wihh keren kan Alun-alun Merdeka Malang ini!

8. Nonton pertunjukan

Kalau beruntung kalian bisa menikmati pertunjukan yang digelar di Alun-alun Merdeka. Kadang ada event event tertentu yang berlokasi di Alun-alun Merdeka, dan tentunya event tersebut bisa dinikmati oleh pengunjung Alun-alun Malang.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »