Review Sofware Pembuatan Aplikasi Smartphone dan Pemasangan Ads Admob

By | November 21, 2016
Banyak Aplikasi android sudah tersebar di playstore google, para devloper utamanya indonesia sangat mendominasi dalam pembuatan aplikasi android utamanya Game. Game uyang dihasilkan oleh masing - masing deloper ada yang mirip dan juga berbeda tergantung dari skill dari devloper masing - masing. Publiser dan developer adalah memiliki berbeda arti dari produk yang dihasilkan, jika devloper adalah merancang dan membuat aplikasi atau game dari titik 0 dan sampai jadi aplikasi siap digunakan berbeda dengan publiser, publisher hanya sekedar melakukan editing dari aplikasi yang sudah ada dan diproses menjadi aplikasi atau game.
ilustrasi : Sofware Pembuatan Aplikasi Smartphone
Bagi Developer dan Publisher memiliki satu kesamaan yaitu program yang digunakan untuk membuat aplikasi atau melakukan edit aplikasi yang dibuatnya dan bahkan dimasukan kode iklan Admob atau Mopub dan lain-lainnya.

Apakah Program yang Paling Sering Digunakan Mereka ???

seperti yang tadi saja jelaskan sedikit mereka memilki kesamaan dalam melakukan editing dan pembuatan, yang paling sering digunkan adalah 3 software yaitu Android Studio, Eclipse dan Intel XDK
1. Android Studio
Android Studio menempati posisi pada mulai tahun 2015 adalah sofware yang paling banyak digunakan oleh para developer android untuk membuat aplikasi, karena android studio ini memang dikembangkan oleh raksasa teknologi Google sehingga pengembangan dan fitur yang ada sangat support dengan produk - produk yang lain utamanya adalah SDK jenis android, dan Ads Admob versi terbaru yang akan singkronisasi dengan firebase di iklan admob.

Kelebihan  :
 - Support semua produk google (Google Email, Admob, Map, Drive, dll)
 - Lebih mudah digunakan
 - Aplikasi yang dihasilkan memiliki grafis bagus dan ringan
 - Pemprosesan Pembuatan aplikasi bisa dijalakan Offline

Kekurangan :
 - Belum banyak Sorce code dari aplikasi ini ada dipasaran
 - SDK dan ADT harus download terpisah dengan file ukuran besar
 - Membutuhkan laptop spesifikasi tinggi dg RAM minimal 2 GB dan Prosesor minimal Core2duo

2. Eclipse

Eclipse merupakan aplikasi yang sangat sudah tidak asing bagi devloper android karena pada era tahun 2011 - 2014 adalah software ini yang paling populer untuk digunakan membuat aplikasi android dengan menggabungkan dari cocos2d dalam pembuatan game sehingga menghasilkan aplikasi android cukup memuaskan, pada awalnya SDK dan ADT untuk eclipse diberikat support penuh dalam pengbangan fiturnya dari google dengan google mempunyai produk Android Studio dukungan fiturnya untuk eclipse sedikit demi sedikit dihapus utamanya adalah google play lib atau code untuk iklan admob sehingga devloper harus melakukan coding manual jika ingin memasukan iklan admob pada aplikasi yang dibuat.
Kelebihan :
 - Souce Code banyak dijumpai dipasaran dan sering digunakan reskin aplikasi
 - Pemprosesan Pembuatan aplikasi bisa dijalakan Offline
 - Berjalan Portable
 - Banyak tutorial dari para master
 - Bisa dilakukan migrasi ke android studio

Kekurangan : 

 - SDK dan ADT harus download terpisah dengan file ukuran besar
 - Membutuhkan laptop spesifikasi tinggi dg RAM minimal 2 GB dan Prosesor minimal Core2duo
3. Intel XDK
sofware yang ke-3 ini agak jarang yang tahu kareena memang banyak devloper tidak menggunakan sofware ini dari pengamatan penulis memang sofware ini dari besutan Intel dengan fitur yang diberikan tidak banyak seperti android studio dan eclipse.
Kelebihan :
 - Lebih simpel dan lebih mudah bagi para pemula
 - Tidak ribet dalam istalasi karena bebasis online
 - langsung bisa dilihat emulator rancangan hasil ahir dengan cepat

Kekurangan :
- Harus terkoneksi dengan internet
- Hasil aplikasi memiliki ukuran KB yang besar meski programnya simple
- Pemprosesan aplikasi harus dilakukan online
- jarang ditemukan sorce code yang pernah dibuat.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *